Apakah pola makan dapat berpengaruh terhadap kanker payudara?

Apakah pola makan dapat berpengaruh terhadap kanker payudara?
Jawaban:
Jawabannya adalah ya. Seorang ahli gizi Dokter Sally Scroggs, MS, RD, LD, dan Clare McKinley, RD, LD, dari University of Texas MD Anderson Cancer Center, salah satu rumah sakit kanker terkemuka di dunia. Mereka menjelaskan bahwa risiko kanker payudara bisa menurun hingga 38% melalui faktor gaya hidup termasuk mempertahankan berat badan yang ideal, berolahraga secara teratur, dan makan makanan yang sehat. Sedangkan faktor genetik hanya menyebabkan kanker payudara kurang dari 10%.

Untuk pencegahan kanker payudara hal yang paling penting yang dapat anda lakukan adalah mengurangi konsumsi minuman berakohol. Selain itu, mengkonsumsi makanan sayuran yang kaya akan sarat..

Menurut American Institute for Cancer Research, “tidak ada suatu makanan yang dapat melindungi anda terhadap kanker. Tetapi para ilmuwan percaya bahwa kombinasi makanan dalam diet terutama sayuran mungkin dapat mencegah kanker. Ditemukan bukti bahwa mineral, vitamin dan fitokimia dalam makanan nabati bisa berinteraksi dengan cara yang meningkatkan efek masing-masing anti-kanker. konsep interaksi, di mana 1 + 1 = 3, disebut sinergi. ”

Pencegahan kanker lainnya adalah kacang-kacangan, buah, sayuran (brokoli, kembang kol, kubis, kecambah), sayuran hijau berdaun gelap (bayam, kangkung, lobak, sawi), biji rami, bawang putih, anggur, teh hijau, kedelai, tomat dan biji-bijian. Sebuah studi baru-baru ini pada tikus menunjukkan bahwa kenari juga mungkin dapat mecegah kanker payudara, tetapi temuan ini belum dibuktikan pada manusia.

Kelebihan berat badan sangat terkait dengan risiko kanker payudara pascamenopause. Berat badan orang dewasa dari 22-44 pounds memiliki risiko 50%, sedangkan berat badan diatas 45 pounds memiliki peningkatan risiko 87%.

Kelebihan lemak pada perut sangat berbahaya, karena dampaknya pada peradangan dan hubungannya dengan tingkat insulin tinggi, jadi jika berat perut anda berlebihan, hendaknya anda segera menurunkan berat badan, berolahraga secara teratur, dan batasi gula manis.
Selama pengobatan, diet sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mengoptimalkan tingkat energi, tetapi sebelum mengambil suplemen apapun, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter anda, terutama yang memiliki pengalaman dengan pengobatan kanker, karena beberapa suplemen dapat mengganggu kemoterapi atau radiasi. Vitamin C mungkin perlu ditambah dalam beberapa kasus jika tidak cukup dikonsumsi dalam makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *