Ibu menyusui dan obat antidepresi

Apakah boleh ibu menyusui minum obat antidepresi?
Jawaban:

Dalam beberapa penelitian telah ditemukan Ibu baru kadang mengalami gangguan obsesif-kompulsif. Perilaku kompulsif dapat menjadi  berbahaya bagi ibu baru dan bayinya. Meminum obat antidepresi atau lainnya dapat membantu mengurangi perilaku kompulsif tersebut.

Apapun yang dicerna oleh ibu dapat ditransfer dalam jumlah yang bervariasi melalui ASI kepada bayi. Antidepresan dapat ditemukan dalam jumlah rendah atau sama sekali tidak terdeteksi pada bayi yang disusui. Jika jenis dan dosis obat yang diberikan tepat, mungkin bayi tidak terkena efek samping, meskipun beberapa antidepresan telah dilaporkan menyebabkan efek samping pada bayi diantaranya menangis, rewel, sulit tidur, pertumbuhan yang buruk, dan bahkan kejang-kejang.

Reaksi terhadap obat dalam menyusui bayi cenderung lebih umum di bawah usia 6 bulan dan biasanya bersifat sementara. Namun, tidak diketahui efek jangka panjang obat ini mungkin dapat menggangu perkembangan anak. Untuk meminimalkan efek jangka pendek, pemberian dosis harus dipantau secara ketat oleh dokter.

Manfaat menyusui bayi lebih besar daripada risiko dari paparan obat antidepresi, dan ibu yang tidak mengalami depresi / gangguan mental

umumnya lebih mampu merawat bayi mereka. Oleh karena itu seorang ibu hendaknya berkonsultasi dengan dokter mereka tentang pilihan pengobatan terbaik dan perawatan non-medis yang aman digunakan saat menyusui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *